Materi ini di dapatkan saat pelatihan Jaringan komputer di daerah Bandung
Komputer itu terdiri dari beberapa komponen di antaranya yaitu :
- Processor
- Memory Utama (ROM dan RAM)
- Module i/o
- BUS
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jaringan Data disebut juga jaringa komputer
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sinyal Listrik = > Kabel Coaxial
Sinyal Elektrik => Kabel UTP
Cahaya => Kabel Fiber Optik
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Menurut Aksesnya Layanan Servis ada dua yaitu :
Server - Centric atau disebut juga Server-Client
Peer to Peer
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tipe-tipe cara menyampaikan data di jaringan komputer :
1. Broadcast Link = semuanya mendengar
=>contoh : topologi STAR
=>Hub : Ngumpulin dan menyebarkan ke yang lain
hub bersifat broadcast
hub di sebut juga concentrator
2. Point to Point Links
=> Switch : Memilih, baru di arahkan / menyimpan dan mengarahkan ke arah tujuan
switch bersifat point to point
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Elemen Jaringan Komputer
1. Rules (aturan/protocol)
contoh TCP/IP, Net Gui , .................
protocol ada dua
- protocol reference : yang hanya di acu tidak ada yang mengatur langsung. contoh lapisan iso
2. Medium (Mmedia)
tanpa kabel
dengan kabel
3. Message
data yang di kirim
4. devices
yang menghubungkan....
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
tipe media yang digunakan pada jaringan modern
logam pada kabel : sinyal elektrik
gelas atau plastik pada fiber : cahaya
wireless : gelombang elektromagnetik
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
catatan ini di ketik pada pukul 24.00 malam jumat
wah ngantuk banget mau bubu dulu ah nanti lanjut lagi !!!!!
Kamis, 26 Juli 2012
Kamis, 24 Mei 2012
JAwabannya .........
1. sistem operasi adalah sistem yang mengatur kerja seluruh komponen/perangkat sistem komputer sehingga dapat bekerja dengan baik, dan sekaligus sebagai penghubung/interface antara sistem komputer dengan pengguna (user).
2. jenis-jenis sistem operasi berdasarkan layanan (interface terhadap pengguna: Sistem operasi berbasis TEXT, contoh: MS DOS, UNIX, LINUX sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface), contoh MS Windows, LINUX catatan : LINUX dapat berbasis TEXT dapat pula berbasis GUI.
3. Serial number adalah angka/kode tertentu (yang dikeluarkan oleh perusahaan/pemilik lisensi software) untuk verifikasi legalitas software yang dipergunakan. jika serial number yang dimasukan benar, maka proses akan diteruskan, tapi jika salah instalasi akan dibatalkan. serial number ini biasanya tertulis pada cover CDmaster sistem operasi.
4. Driver adalah pengarah, aratinya sebuah software yang perlu diinstall, yang akan berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara komputer dengan device tertentu sehingga kerja sistem bisa maksimal.
Jumat, 16 Maret 2012
MATERI PEMBELAJARAN KELAS XI TKJ
Materi Pembelajaran di Kelas XI adalah :
Untuk Semester 3 ( ganjil )
A.Melakukan Instalasi Perangkat Jaringan Lokal (Local Area Network)
9.1 Menentukan persyaratan pengguna dan pengenalan perangkat LAN
9.2 Membuat desain awal jaringan
9.3 Melaksanakan instalasi LAN dan mengkonfigurasi TCP/IP
9.4 Mengevaluasi lalu lintas jaringan
B.Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC yang tersambung Jaringan
10.1 Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul
10.2 Menganalisa gejala kerusakan
10.3 Melokalisasi daerah kerusakan
10.4 Mengisolasi permasalahan
Untuk Semester 4 (Genap ) materi nya adalah :
C.Melakukan Perbaikan dan/ atau Setting Ulang Koneksi Jaringan
11.1 Menjelaskan langkah persiapan untuk setting ulang koneksi jaringan
11.2 Melakukan perbaikan koneksi jaringan
11.3 Melakukan setting ulang koneksi jaringan
11.4 Memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan
Melakukan Instalasi Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI (Graphical User Interface)
12.1 Menjelaskan langkah instalasi software
12.2 Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
12.3 Mengkonfigurasi jaringan pada sistem operasi
12.4 Mengecek hasil instalasi dengan menjalankan software (sampling) dan melakukan troubleshooting
Untuk Semester 3 ( ganjil )
A.Melakukan Instalasi Perangkat Jaringan Lokal (Local Area Network)
9.1 Menentukan persyaratan pengguna dan pengenalan perangkat LAN
9.2 Membuat desain awal jaringan
9.3 Melaksanakan instalasi LAN dan mengkonfigurasi TCP/IP
9.4 Mengevaluasi lalu lintas jaringan
B.Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC yang tersambung Jaringan
10.1 Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul
10.2 Menganalisa gejala kerusakan
10.3 Melokalisasi daerah kerusakan
10.4 Mengisolasi permasalahan
Untuk Semester 4 (Genap ) materi nya adalah :
C.Melakukan Perbaikan dan/ atau Setting Ulang Koneksi Jaringan
11.1 Menjelaskan langkah persiapan untuk setting ulang koneksi jaringan
11.2 Melakukan perbaikan koneksi jaringan
11.3 Melakukan setting ulang koneksi jaringan
11.4 Memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan
Melakukan Instalasi Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI (Graphical User Interface)
12.1 Menjelaskan langkah instalasi software
12.2 Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
12.3 Mengkonfigurasi jaringan pada sistem operasi
12.4 Mengecek hasil instalasi dengan menjalankan software (sampling) dan melakukan troubleshooting
SOAL LATIHAN 1 dan 2 / XI TKJ Maret 2012
Untuk kelas xi tkj silahkan pelajari latihan soal di bawah ini
untuk persiapan menghadapi ulangan tengah semseter genap
semoga bisa menjawab dengan baik
Soal LATIHAN 1
1. Jenis kabel yang digunakan pada topologi Bus adalah …………
2. Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat beberapa node termasuk karakteristik topologi …………
3. /25 netmask adalah 255.255.255 …………….
4. Range IP kelas A adalah ……..
5. 135.80.90.1 merupakan IP Address kelas …………..
6. Pemasagan Repeater dilakukan jika kabel coaxial sudah mencapai…………
7. Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node. Termasuk karakteristik topologi …………
8. Kabel Cross digunakan untuk menghubungkan …………
9. Central node pada topologi Star berupa …………
10. Repeater dipasang jika jarak kabel UTP sudah lebih dari …………
11. Kabel UTP kepanjangan dari …………
12. Untuk masuk menu BIOS adalah …………
13. Untuk mengecek IP Address pada Sistem Operasi Windows XP adalah dengan perintah …………
14. Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik maka dilakukan perintah …………
15. Menghubungkan Swith/Hub dengan komputer maka menggunakan kabel UTP dengan tipe …………
16. Kabel lurus (Stright cable) adalah …………
17. Jenis kabel yang digunakan pada topologi star adalah…………
18. Jika menggunakan kabel UTP maka konektor yang digunakan adalah …………
19. Untuk mengepres kabel digunakan tang khusus yang dikenal dengan nama…………
20. yang dimaksud Cross Talk dalam kabel coaxial adalah ……
Soal LATIHAN 2
1. Sebutkan susunan kabel Stright !
2. Sebutkan 3 karakteristik topologi Bus !
3. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk membuat jaringan komputer adalah ?
4. Apa yang dimaksud dengan terminator ?
5. Hitunglah IP Pertama, IP Terakhir dan broadcast dari IP Address di bawah ini
202.100.4.65 ?
untuk persiapan menghadapi ulangan tengah semseter genap
semoga bisa menjawab dengan baik
Soal LATIHAN 1
1. Jenis kabel yang digunakan pada topologi Bus adalah …………
2. Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat beberapa node termasuk karakteristik topologi …………
3. /25 netmask adalah 255.255.255 …………….
4. Range IP kelas A adalah ……..
5. 135.80.90.1 merupakan IP Address kelas …………..
6. Pemasagan Repeater dilakukan jika kabel coaxial sudah mencapai…………
7. Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node. Termasuk karakteristik topologi …………
8. Kabel Cross digunakan untuk menghubungkan …………
9. Central node pada topologi Star berupa …………
10. Repeater dipasang jika jarak kabel UTP sudah lebih dari …………
11. Kabel UTP kepanjangan dari …………
12. Untuk masuk menu BIOS adalah …………
13. Untuk mengecek IP Address pada Sistem Operasi Windows XP adalah dengan perintah …………
14. Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik maka dilakukan perintah …………
15. Menghubungkan Swith/Hub dengan komputer maka menggunakan kabel UTP dengan tipe …………
16. Kabel lurus (Stright cable) adalah …………
17. Jenis kabel yang digunakan pada topologi star adalah…………
18. Jika menggunakan kabel UTP maka konektor yang digunakan adalah …………
19. Untuk mengepres kabel digunakan tang khusus yang dikenal dengan nama…………
20. yang dimaksud Cross Talk dalam kabel coaxial adalah ……
Soal LATIHAN 2
1. Sebutkan susunan kabel Stright !
2. Sebutkan 3 karakteristik topologi Bus !
3. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk membuat jaringan komputer adalah ?
4. Apa yang dimaksud dengan terminator ?
5. Hitunglah IP Pertama, IP Terakhir dan broadcast dari IP Address di bawah ini
202.100.4.65 ?
Sabtu, 10 Maret 2012
Packet Tracer
Packet Tracer adalah sebuah software simulasi jaringan. Sebelum melakukan
konfigurasi jaringan yang sesungguhnya (mengaktifkan fungsi masing-masing device
hardware) terlebih dahulu dilakukan simulasi menggunakan software ini. Simulasi ini
sangat bermanfaat jika membuat sebuah jaringan yang kompleks namun hanya memiliki
komponen fisik yang terbatas.
konfigurasi jaringan yang sesungguhnya (mengaktifkan fungsi masing-masing device
hardware) terlebih dahulu dilakukan simulasi menggunakan software ini. Simulasi ini
sangat bermanfaat jika membuat sebuah jaringan yang kompleks namun hanya memiliki
komponen fisik yang terbatas.
Squid sebagai server proxy
Squid adalah salah satu implementasi dari proxy server yang juga menyimpan cache dari setiap respon dari data yang bersangkutan. Singkatnya squid menerima permintaan akses data (request) dari client, an kemudian meneruskan kealamat yang dituju (missal : www.yahoo.com), kemudian menyimpan data dari alamat (misal: www.yahoo.com) tersebut disimpan ke dalam direktori squid cache yang kemudian juga diteruskan ke client. Kegunaan squid bila ada permintaan yang sama ke www.yahoo.com, karena sudah ada datanya pada cache maka dapat langsung diberikan tanggapan dari squid server kita tanpa harus meneruskan request tersebut ke www.yahoo.com, ini akan mempercepat akses sehingga dapat menghemat bandwidth.
PROXY
Didalam suatu jaringan komputer untuk terhubung ke internet setting proxy server ini merupakan langkah terhubungnya ke internet Fungsi dari proxy server ini guna menyimpan dokumen yang diakses dari internet (original server)
BIND sebagai server DNS ( name server )
BIND ( Berkeley internet name domain) adalah salah satu aplikasi server DNS yang menjadi default aplikasi DNS dalam semua distribusi linux.. paket BIND itu berisi program server DNS yaitu /usr /bin/named yang bertanggung jawab dalam merespon pertanyaan client DNS., paket ini perlu kita install dan mengkonfigurasinya .
Paket Bind 9 adalah versi terbarunya
Paket Bind 9 adalah versi terbarunya
DNS SERVER
DNS adalah suatu bentuk database yang terdistribusi, dimana pengelolaan secara lokal terhadap suatu data akan segera diteruskan ke seluruh jaringan (internet) dengan menggunakan skema client-server. Suatu program yang dinamakan name server, mengandung semua segmen informasi dari database dan juga merupakan resolver bagi client-client yang berhubungan ataupun menggunakannya.
Struktur dari database DNS bisa diibaratkan dengan struktur file dari sebuah sistem operasi UNIX. Seluruh database digambarkan sebagai sebuah struktur terbalik dari sebuah pohon (tree) dimana pada puncaknya disebut dengan root node. Pada setiap node dalam tree tersebut mempunyai keterangan (label) misalnya, .org, .com, .edu, .net, .id dan lain-lainnya, yang relatif rerhadap puncaknya (parent). Ini bisa diibaratkan dengan relative pathname pada sistem file UNIX,seperti direktori bin, usr, var, etc dan lain sebagainya. Pada puncak root node dalam sebuah sistem DNS dinotasikan dengan "." atau "/" pada sistem file UNIX.
Pada setiap node juga merupakan root dari subtree, atau pada sistem file UNIX merupakan root direktori dari sebuah direktori. Hal ini pada sistem DNS disebut dengan nama domain. Pada tiap domain juga memungkinkan nama subtree dan bisa berbeda pula, hal ini disebut subdomain atau subdirektori pada sistem file UNIX. Pada bagian subdomainjuga memungkinkan adanya subtree lagi yang bisa dikelola oleh organisasi yang berbeda dengan domain utamanya.
Cara Kerja Dns
DNS bekerja dengan konsep client server, sebuah computer yang menjalankan fungsi server disebut DNS atau name server dan computer lain meminta penerjemahan hostname ke ip address disebut sebagai client DNS. DNS juga merupakan system database yang terdistribusi, sehingga memungkinkan setiap bagian dari database dikelola secara terpisah.
DNS umumnya diterapkan dengan menggunakan server terpusat yang disebut server DNS atau name server yang memiliki wewenang atau otoritas dalam mengelola beberapa nama domain dan mengacu ke beberapa domain lainnya yang dikelola server DNS lain .
Ketika computer client meminta informasi ip address suatu hostname ke nameserver, biasanya memalui port 53. kemudian nameserver mencoba menerjemahkan berdasarakan library resolv nya , apakah hostname merupakan nama domain yang dikelola oleh namserver dan name server memberikan jawaban berdasarkan cache dari data informasi yang sama yang pernah ditanyakan sebelumnya dan berhasil dijawab.
Struktur dari database DNS bisa diibaratkan dengan struktur file dari sebuah sistem operasi UNIX. Seluruh database digambarkan sebagai sebuah struktur terbalik dari sebuah pohon (tree) dimana pada puncaknya disebut dengan root node. Pada setiap node dalam tree tersebut mempunyai keterangan (label) misalnya, .org, .com, .edu, .net, .id dan lain-lainnya, yang relatif rerhadap puncaknya (parent). Ini bisa diibaratkan dengan relative pathname pada sistem file UNIX,seperti direktori bin, usr, var, etc dan lain sebagainya. Pada puncak root node dalam sebuah sistem DNS dinotasikan dengan "." atau "/" pada sistem file UNIX.
Pada setiap node juga merupakan root dari subtree, atau pada sistem file UNIX merupakan root direktori dari sebuah direktori. Hal ini pada sistem DNS disebut dengan nama domain. Pada tiap domain juga memungkinkan nama subtree dan bisa berbeda pula, hal ini disebut subdomain atau subdirektori pada sistem file UNIX. Pada bagian subdomainjuga memungkinkan adanya subtree lagi yang bisa dikelola oleh organisasi yang berbeda dengan domain utamanya.
Cara Kerja Dns
DNS bekerja dengan konsep client server, sebuah computer yang menjalankan fungsi server disebut DNS atau name server dan computer lain meminta penerjemahan hostname ke ip address disebut sebagai client DNS. DNS juga merupakan system database yang terdistribusi, sehingga memungkinkan setiap bagian dari database dikelola secara terpisah.
DNS umumnya diterapkan dengan menggunakan server terpusat yang disebut server DNS atau name server yang memiliki wewenang atau otoritas dalam mengelola beberapa nama domain dan mengacu ke beberapa domain lainnya yang dikelola server DNS lain .
Ketika computer client meminta informasi ip address suatu hostname ke nameserver, biasanya memalui port 53. kemudian nameserver mencoba menerjemahkan berdasarakan library resolv nya , apakah hostname merupakan nama domain yang dikelola oleh namserver dan name server memberikan jawaban berdasarkan cache dari data informasi yang sama yang pernah ditanyakan sebelumnya dan berhasil dijawab.
Membuat direktory dan user di linux debian 4
ketik perintah di bawah ini
# mkdir /home/vsftpd
# chmod 777 /home/vsftpd
# useradd -d /home/vsftpd user1
# passwd user1
hasilnya seperti ini
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully
# pico /home/vsftpd/admin.txt
ketik perintah di bawah ini
# pico /home/vsftpd/admin.txt
hasil seperti ini setelah di edit
Ketikan : “ download dan upload “
Lakukan perintah restart
#/etc/init.d/vsfptd restart
# mkdir /home/vsftpd
# chmod 777 /home/vsftpd
# useradd -d /home/vsftpd user1
# passwd user1
hasilnya seperti ini
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully
# pico /home/vsftpd/admin.txt
ketik perintah di bawah ini
# pico /home/vsftpd/admin.txt
hasil seperti ini setelah di edit
Ketikan : “ download dan upload “
Lakukan perintah restart
#/etc/init.d/vsfptd restart
Konfigurasi file /etc/vsftpd.conf di linux debian 4
back-up terlebih dahulu vsftpd.conf menjadi master.conf
ketik perintah di bawah ini
# pico /etc/vsftpd.conf
hasilnya setelah di edit
# Example config file /etc/vsftpd.conf
#
# The default compiled in settings are fairly paranoid. This sample file
# loosens things up a bit, to make the ftp daemon more usable.
# Please see vsftpd.conf.5 for all compiled in defaults.
#
# READ THIS: This example file is NOT an exhaustive list of vsftpd options.
# Please read the vsftpd.conf.5 manual page to get a full idea of vsftpd's
# capabilities.
#
# Run standalone? vsftpd can run either from an inetd or as a standalone
# daemon started from an initscript.
listen=YES
#
# Run standalone with IPv6?
# Like the listen parameter, except vsftpd will listen on an IPv6 socket
# instead of an IPv4 one. This parameter and the listen parameter are mutually
# exclusive.
#listen_ipv6=YES
#
# Allow anonymous FTP? (Beware - allowed by default if you comment this out).
anonymous_enable=NO
#
# Uncomment this to allow local users to log in.
local_enable=YES
#
# Uncomment this to enable any form of FTP write command.
write_enable=YES
#
# Default umask for local users is 077. You may wish to change this to 022,
# if your users expect that (022 is used by most other ftpd's)
#local_umask=022
# Uncomment this to allow the anonymous FTP user to upload files. This only
# has an effect if the above global write enable is activated. Also, you will
# obviously need to create a directory writable by the FTP user.
anon_upload_enable=YES
#
# Uncomment this if you want the anonymous FTP user to be able to create
# new directories.
anon_mkdir_write_enable=YES
anon_root=/home/vsftpd
# Activate directory messages - messages given to remote users when they
# go into a certain directory.
dirmessage_enable=YES
#
# Activate logging of uploads/downloads.
xferlog_enable=YES
#
# Make sure PORT transfer connections originate from port 20 (ftp-data).
connect_from_port_20=YES
ketik perintah di bawah ini
# pico /etc/vsftpd.conf
hasilnya setelah di edit
# Example config file /etc/vsftpd.conf
#
# The default compiled in settings are fairly paranoid. This sample file
# loosens things up a bit, to make the ftp daemon more usable.
# Please see vsftpd.conf.5 for all compiled in defaults.
#
# READ THIS: This example file is NOT an exhaustive list of vsftpd options.
# Please read the vsftpd.conf.5 manual page to get a full idea of vsftpd's
# capabilities.
#
# Run standalone? vsftpd can run either from an inetd or as a standalone
# daemon started from an initscript.
listen=YES
#
# Run standalone with IPv6?
# Like the listen parameter, except vsftpd will listen on an IPv6 socket
# instead of an IPv4 one. This parameter and the listen parameter are mutually
# exclusive.
#listen_ipv6=YES
#
# Allow anonymous FTP? (Beware - allowed by default if you comment this out).
anonymous_enable=NO
#
# Uncomment this to allow local users to log in.
local_enable=YES
#
# Uncomment this to enable any form of FTP write command.
write_enable=YES
#
# Default umask for local users is 077. You may wish to change this to 022,
# if your users expect that (022 is used by most other ftpd's)
#local_umask=022
# Uncomment this to allow the anonymous FTP user to upload files. This only
# has an effect if the above global write enable is activated. Also, you will
# obviously need to create a directory writable by the FTP user.
anon_upload_enable=YES
#
# Uncomment this if you want the anonymous FTP user to be able to create
# new directories.
anon_mkdir_write_enable=YES
anon_root=/home/vsftpd
# Activate directory messages - messages given to remote users when they
# go into a certain directory.
dirmessage_enable=YES
#
# Activate logging of uploads/downloads.
xferlog_enable=YES
#
# Make sure PORT transfer connections originate from port 20 (ftp-data).
connect_from_port_20=YES
Konfigurasi Bind di linux debian 4 / Reverse
ketik perintah di bawah ini
# pico /etc/bind/reverse
hasilnya seperti ini sudah di edit
;
; BIND reverse data file for broadcast zone
;
$TTL 604800
@ IN SOA server.smkbs.sch.id. root.server.smkbs.sch.id. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS server.smkbs.sch.id.
@ IN A 202.100.4.65
65 IN PTR ns.smkbs.sch.id.
66 IN PTR ns.smkbs.sch.id.
67 IN PTR ns.smkbs.sch.id.
# pico /etc/bind/reverse
hasilnya seperti ini sudah di edit
;
; BIND reverse data file for broadcast zone
;
$TTL 604800
@ IN SOA server.smkbs.sch.id. root.server.smkbs.sch.id. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS server.smkbs.sch.id.
@ IN A 202.100.4.65
65 IN PTR ns.smkbs.sch.id.
66 IN PTR ns.smkbs.sch.id.
67 IN PTR ns.smkbs.sch.id.
Konfigurasi Bind di linux debian 4 / Forward
ketik perintah di bawah ini
# pico /etc/bind/forward
hasilnya seperti ini sudah di edit
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA server.smkbs.sch.id. root.server.smkbs.sch.id. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS server.smkbs.sch.id.
@ IN MX 10 mail.smkbs.sch.id.
@ IN A 202.100.4.65
ns IN A 202.100.4.65
www IN A 200.100.4.66
mail IN A 200.100.4.67
# pico /etc/bind/forward
hasilnya seperti ini sudah di edit
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA server.smkbs.sch.id. root.server.smkbs.sch.id. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS server.smkbs.sch.id.
@ IN MX 10 mail.smkbs.sch.id.
@ IN A 202.100.4.65
ns IN A 202.100.4.65
www IN A 200.100.4.66
mail IN A 200.100.4.67
Konfigurasi Bind di linux debian 4 / named.conf
# cd /etc/bind
# /etc/bind/cp db.local forward
# /etc/bind/cp db.127 reverse
# /etc/bind/cp named.conf master.conf
Edit named :
ketik perintah berikut
# pico /etc/bind/named.conf
hasilnya seperti ini yang sudah di edit
// This is the primary configuration file for the BIND DNS server named.
//
// If you are just adding zones, please do that in /etc/bind/named.conf.local
include "/etc/bind/named.conf.options";
// prime the server with knowledge of the root servers
zone "." {
type hint;
file "/etc/bind/db.root";
};
// be authoritative for the localhost forward and reverse zones, and for
// broadcast zones as per RFC 1912
zone "localhost" {
type master;
file "/etc/bind/db.local";
};
zone "127.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.127";
};
zone "0.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.0";
};
zone "255.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.255";
};
zone "smkbs.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/forward";
};
};
zone "4.100.202.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/reverse";
};
// zone "com" { type delegation-only; };
// zone "net" { type delegation-only; };
// From the release notes:
// root-delegation-only exclude { "DE"; "MUSEUM"; };
include "/etc/bind/named.conf.local";
# /etc/bind/cp db.local forward
# /etc/bind/cp db.127 reverse
# /etc/bind/cp named.conf master.conf
Edit named :
ketik perintah berikut
# pico /etc/bind/named.conf
hasilnya seperti ini yang sudah di edit
// This is the primary configuration file for the BIND DNS server named.
//
// If you are just adding zones, please do that in /etc/bind/named.conf.local
include "/etc/bind/named.conf.options";
// prime the server with knowledge of the root servers
zone "." {
type hint;
file "/etc/bind/db.root";
};
// be authoritative for the localhost forward and reverse zones, and for
// broadcast zones as per RFC 1912
zone "localhost" {
type master;
file "/etc/bind/db.local";
};
zone "127.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.127";
};
zone "0.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.0";
};
zone "255.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.255";
};
zone "smkbs.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/forward";
};
};
zone "4.100.202.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/reverse";
};
// zone "com" { type delegation-only; };
// zone "net" { type delegation-only; };
// From the release notes:
// root-delegation-only exclude { "DE"; "MUSEUM"; };
include "/etc/bind/named.conf.local";
Konfigurasi DHCP di linux debian 4
Backup dhcpd.conf menjadi master.conf
# cd /etc/dhcp3/
#/etc/dhcp3/cp dhcpd.conf master.conf
ketik perintah di bawah ini
# pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf
ini hasilnya yang sudah di edit
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 200.100.4.64 netmask 255.255.255.224 {
range 200.100.4.66 200.100.4.69;
option domain-name-servers 202.100.4.65;
option domain-name "smkbs.sch.id";
option routers 202.100.4.65;
option broadcast-address 200.100.4.95;
default-lease-time 7200;
max-lease-time 7200;
}
klo sudah save perintah di atas
kemudian restart seperti di bawah ini
#/etc/init.d/dhcp3-server restart
# cd /etc/dhcp3/
#/etc/dhcp3/cp dhcpd.conf master.conf
ketik perintah di bawah ini
# pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf
ini hasilnya yang sudah di edit
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 200.100.4.64 netmask 255.255.255.224 {
range 200.100.4.66 200.100.4.69;
option domain-name-servers 202.100.4.65;
option domain-name "smkbs.sch.id";
option routers 202.100.4.65;
option broadcast-address 200.100.4.95;
default-lease-time 7200;
max-lease-time 7200;
}
klo sudah save perintah di atas
kemudian restart seperti di bawah ini
#/etc/init.d/dhcp3-server restart
Konfigurasi resolv.conf di linux debian 4
Ketik perintah berikut ini
# pico /etc/resolv.conf
ini hasilnya
search smkbs.sch.id
nameserver 202.100.4.65
# pico /etc/resolv.conf
ini hasilnya
search smkbs.sch.id
nameserver 202.100.4.65
Konfigurasi Hosts di linux debian
ketik perintah di bawah ini
# pico /etc/hosts
ini hasilnya
127.0.0.1 localhost
202.100.4.65 server.smkbs.sch.id server
# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1 ip6-localhost ip6-loopback
fe00::0 ip6-localnet
ff00::0 ip6-mcastprefix
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters
ff02::3 ip6-allhosts
# pico /etc/hosts
ini hasilnya
127.0.0.1 localhost
202.100.4.65 server.smkbs.sch.id server
# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1 ip6-localhost ip6-loopback
fe00::0 ip6-localnet
ff00::0 ip6-mcastprefix
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters
ff02::3 ip6-allhosts
Langganan:
Postingan (Atom)